Info Bantaeng — Bencana banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Merespons cepat kondisi itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman langsung mengerahkan bantuan logistik dari pemerintah provinsi untuk membantu warga terdampak.

Banjir dilaporkan merendam permukiman warga, fasilitas umum, serta lahan pertanian di beberapa kecamatan. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga lebih dari satu meter di titik-titik tertentu. Akibatnya, aktivitas warga terganggu dan sebagian terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Gubernur Andi Sudirman menyampaikan bahwa penyaluran bantuan logistik dilakukan sebagai langkah cepat untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera terpenuhi. “Kami langsung memerintahkan jajaran untuk menyalurkan bantuan logistik dari provinsi. Keselamatan dan kebutuhan masyarakat adalah prioritas utama,” ujar Andi Sudirman dalam keterangannya.
Baca Juga : Komisi V DPR Desak Banjir Sumatera Ditetapkan sebagai Bencana Nasional
Bantuan yang disalurkan meliputi beras, mie instan, air mineral, selimut, perlengkapan tidur, serta kebutuhan bayi dan lansia. Selain itu, peralatan pendukung penanganan bencana seperti perahu karet dan mesin pompa air juga disiagakan untuk membantu proses evakuasi serta penanganan genangan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bantaeng, TNI, Polri, dan relawan untuk melakukan pendataan dampak banjir secara menyeluruh. “Tim di lapangan terus melakukan asesmen, evakuasi warga, serta penyaluran bantuan agar tepat sasaran,” ujarnya.
Bantuan Logistik dan Personel Percepat Penanganan Bencana di Bantaeng
Sementara itu, Bupati Bantaeng mengapresiasi respon cepat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Ia menilai dukungan logistik dan personel sangat membantu dalam mempercepat penanganan bencana di daerahnya. “Kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Pak Gubernur. Ini sangat meringankan beban warga kami yang terdampak,” katanya.
Selain penanganan darurat, Pemprov Sulsel juga mendorong langkah-langkah antisipatif untuk mencegah banjir susulan. Termasuk pembersihan drainase, normalisasi sungai, serta pemantauan intensif kondisi cuaca. Masyarakat di wilayah rawan banjir juga diimbau tetap waspada mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa akibat bencana banjir tersebut. Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait terus bekerja memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan dan pelayanan yang dibutuhkan.

















